Yesus (dikenal sebagai 'Isa' dalam bahasa Arab) memiliki status yang sangat dihormati dalam Islam. Sementara Kekristenan memandang Yesus sebagai Anak Allah, Islam menganggapnya sebagai salah satu nabi dan rasul terbesar dari Allah. Kisahnya disebutkan di beberapa tempat dalam Al-Quran, menegaskan kelahiran mukjizatnya, pesannya, dan perannya dalam membimbing orang menuju tauhid.
Yesus dalam Al-Quran: Seorang Nabi dan Rasul Allah
Islam mengakui Yesus sebagai Nabi, bukan sebagai ilahi. Al-Quran menjelaskan bahwa dia diutus oleh Allah untuk menyampaikan pesan Tauhid (kesatuan Tuhan).
"Dia (Yesus) berkata, 'Sesungguhnya aku adalah seorang hamba Allah. Dia telah memberikan kepadaku Kitab dan menjadikanku seorang nabi.'" (Surah Maryam 19:30)
Ayat ini menetapkan bahwa Yesus adalah hamba Allah, sama seperti nabi-nabi lain sebelum dia. Dia diberikan wahyu ilahi—Injil—untuk membimbing Bani Israil.
Kelahiran Ajaib Yesus dalam Islam
Salah satu aspek paling terkenal dari kisah Yesus dalam Islam adalah kelahirannya yang ajaib. Al-Qur'an menggambarkan bagaimana Maryam, ibunya, mengandung dia tanpa seorang ayah, sebagai perintah langsung dari Allah.
"Sesungguhnya perumpamaan (penciptaan) Yesus di sisi Allah adalah seperti (penciptaan) Adam. Dia menciptakannya dari tanah; kemudian Dia berkata kepadanya, 'Jadilah,' maka jadilah dia." (Surah Aal-e-Imran 3:59)
Ayat ini menekankan bahwa sebagaimana Adam diciptakan tanpa orang tua, Yesus lahir tanpa ayah—keduanya adalah mukjizat dari kekuasaan Allah.
Apakah Yesus Mati di Kayu Salib?
Islam menolak penyaliban Yesus, berbeda dengan keyakinan Kristen. Sebaliknya, Al-Qur'an menyatakan bahwa Yesus tidak dibunuh tetapi diangkat ke langit oleh Allah.
"Dan mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya; tetapi [yang lain] dibuat menyerupai dia bagi mereka." (Surah An-Nisa 4:157)
Alih-alih mati di kayu salib, Allah menyelamatkan Yesus dan mengangkatnya, dan dia akan kembali sebelum Hari Kiamat untuk menegakkan keadilan dan menegaskan pesan Islam yang sebenarnya.
Yesus Akan Kembali Sebelum Hari Kiamat
Keyakinan utama dalam Islam adalah bahwa Yesus akan kembali sebagai tanda mendekatnya Hari Kiamat. Kedatangannya yang kedua akan untuk mengembalikan tauhid dan mengalahkan Al-Masih palsu (Dajjal).
"Dan sesungguhnya dia [Yesus] akan menjadi tanda (datangnya) Hari Kiamat. Maka janganlah ada keraguan tentang hal itu, dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus." (Surah Az-Zukhruf 43:61)
Muslim percaya bahwa kembalinya Yesus akan menyatukan orang-orang dalam penyembahan yang benar kepada Allah dan menegakkan perdamaian serta keadilan.
Ajari Anak-Anakmu Tentang Kehidupan Yesus dengan Hakma
Al-Quran menyajikan Yesus sebagai nabi yang mulia, mukjizat ciptaan Allah, dan tanda Hari Kiamat. Misi sejatinya adalah untuk mengajak orang-orang menyembah Satu Tuhan, sama seperti semua nabi sebelum dia.
Bagi orang tua yang ingin mengajarkan anak-anak mereka tentang Islam dan kehidupan Nabi dengan cara yang menyenangkan dan menarik, Hakma adalah platform edukasi yang sempurna!
Kuis Islami - mencakup kehidupan para Nabi
Buku elektronik yang menarik - dengan ilustrasi berwarna-warni
Video animasi - yang membuat pembelajaran menyenangkan
Unduh aplikasi Hakma hari ini dan bantu anak Anda menjelajahi keindahan ajaran Islam dengan cara yang seru dan interaktif!
Tersedia untuk Android dan IOS

